AKU,
MAMA DAN TUHANKU
Aku bertanya pada mamaku
Saat ayunan kasih sayangnya membuaiku
“Ma, apakah aku akan menjadi manusia
seperti yang mama harapkan?”
Dia tersenyum teduh, seteduh kasihnya
sendiri
Ku coba memahaminya dari alamku sendiri
Seperti yang selalu kugumuli di
hari-hariku
Tapi aku belum cukup bijak memahaminya
Maka akupun
bertanya lagi
“apakah aku
mampu menjadikan diriku seperti yang
mama inginkan?”
Dia tetap
tersenyum…membelai rambutku
dan menciumi
ubun-ubun nuraniku
sambil
mengalunkan lembut suaranya di alamku
“Anakku kau
tidak akan pernah menjadi siapa-siapa
Atau menjadi apa-apa seperti harapan siapapun
Kau ada, karena
Tuhan Yesus memberimu kepadaku
Dialah yang
berhak menjadikan dirimu seperti dirimu sendiri,
Tuhan Yesus
memperhatikanmu”
Kini aku yang
tersenyum di kasih sayang mamaku, dan Tuhanku sendiri
No comments:
Post a Comment